7 TIPS DAN KIAT PERAWATAN USAI KHITAN

Oleh : dr. Abu Hana

Bismillah,

Setelah seseorang dikhitan, biasanya akan membutuhkan waktu sekitar satu minggu sampai sepuluh hari agar bekas lukanya kering dan dapat menutup dengan sempurna. Sedangkan untuk dapat melakukan fungsi seksual dengan normal lagi butuh sekitar satu setengah bulan. Berdo’alah senantiasa kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala karena Dialah satu-satunya Dzat yang bisa memberikan kesembuhan.

Berikut ini tips perawatan pasca khitan dan apa saja yang harus dilakukan?
Continue reading

Advertisements

PERISAI Anak

image

Software 2 in 1 : Edukasi & Proteksi untuk Anak
Di era Internet, anak-anak tidak hanya membutuhkan software edukasi, namun mereka sekarang juga memerlukan software yang mampu memberikan perlindungan (proteksi) dari informasi di Internet yang kurang bermanfaat untuk perkembangan mereka.

Tidak dipungkiri Internet membawa sangat banyak manfaat bagi kita, tapi di sisi lain Internet juga membawa dampak buruk … terutama bagi perkembangan anak-anak. Mengingat pentingnya perlindungan untuk anak-anak dari konten negatif di Internet ini, pemerintah melalui DEPKOMINFO (Departemen Komunikasi dan Informatika) meluncurkan proyek INSAN (Internet Sehat dan Aman). Untuk memberikan dukungan pada proyek INSAN ini,  dibuatlah perangkat lunak PERISAI (Perangkat Internet Aman dan Edukasi untuk Anak Indonesia) dengan harapan dapat memberikan edukasi dan sekaligus proteksi untuk anak-anak di era Internet.

Beberapa perangkat lunak – kebanyakan buatan luar negeri – sebetulnya sudah menyediakan fitur untuk menyaring konten-konten negatif dari Internet. Namun mengingat perangkat lunak ini dibuat untuk pengguna berbahasa Inggris, maka tidak heran jika sebagian besar konten negatif yang berbahasa Indonesia tidak bisa tersaring dengan baik. Kabar baiknya … sekarang Anda bisa menggunakan perangkat lunak PERISAI yang bukan saja memberikan perlindungan bagi anak-anak dari konten negatif berbahasa Inggris, tetapi juga konten negatif berbahasa Indonesia.

PERISAI : Perangkat Internet Aman dan Edukasi untuk Anak Indonesia
PERISAI adalah software kreasi lokal yang dikembangkan khusus untuk memberikan perlindungan (proteksi) dan pendidikan (edukasi) bagi anak­-anak Indonesia, mulai dari tingkat pra­sekolah sampai tingkat menengah. Selain menyediakan fasilitas proteksi situs dalam bahasa Inggris dan Indonesia, PERISAI juga berisi berbagai macam program edukasi, seperti matematika, bahasa, komputer, geografi, kimia, fisika, dan lain-lain. Tentu saja Anda juga bisa menemukan berbagai permainan menarik didalamnya.

Tujuh Alasan Mengapa Anak-Anak Perlu Menggunakan PERISAI :

  1. Tersedianya perlindungan untuk anak-anak dari konten negatif berbahasa Inggris dan Indonesia.
  2. Tersedianya berbagai program pendidikan baik untuk tingkat Pra Sekolah, SD, SMP, SMA (dan bahkan perguruan tinggi).
  3. Tersedianya berbagai program permainan yang mendidik untuk anak-anak.
  4. Bisa diperoleh secara bebas melalui link download yang disediakan.
  5. Legal sehingga bisa dipergunakan sebagai pengganti program-program bajakan.
  6. Dikembangkan oleh tim lokal sehingga mampu mengadopsi kebutuhan pengguna komputer di Indonesia.
  7. Sejalan dengan program pemerintah, khususnya INSAN dan IGOS.

Source : http://www.perisaianak.com/

Cara Mengajari Anak

 

lebih banyak melakukan pendekatan untuk mengajari bagaimana cara menghafal pelajaran dan tidak menekankan bagaimana proses berpikir.
Padahal cara berpikir jauh lebih penting dan berguna bagi anak didik di masa datang. Itu mengapa, indikator yang sering dijadikan ukuran untuk menilai anak didik berkualitas atau tidak lebih berdasarkan kuantitas nilai yang dicapai.
Tak ayal, kita terbiasa mengukur perkembangan anak didik berdasarkan nilai lebih gampang dan jelas indikatornya dengan hadirnya rapor, rangking, ijazah dan lain-lainnya. Padahal cara seperti itu sarat dengan subjektivitas pendidik.
Namun bukan berarti faktor nilai menjadi suatu hal yang tidak penting, persoalannya hanya pada ukuran kualitas anak didik juga harus diukur berdasarkan bagaimana mereka memiliki pola berpikir.
Intelegensi dan kecerdasan antara anak yang satu dengan yang lain hampir sama. Namun yang memiliki peranan penting dalam menentukan hasil akhir manusia dalam menghadapi suatu masalah jelas sekali ialah pola berfikir. Terkait dengan perbedaan yang timbul ketika dihadapi lingkungan, semangat hidup dan kemauan untuk maju.

Continue reading

Pengaturan Makan Bagi Pertumbuhan Anak

 

Kiat Sehat – Surabaya : Setiap hari kita butuh makan, idealnya orang makan 3 kali sehari. Tapi ada juga yang bisa makan lebih dari 3 kali dalam satu hari. Namun tidak banyak orang yang makan dengan teratur, biasanya mereka akan makan jika merasa lapar.

Orang perlu makan sebagai sumber tenaga, menjaga metabolisme tubuh, membantu proses pertumbuhan bagi anak-anak, dan mengganti sel-sel yang rusak. Pada pertumbuhan anak, makan ini sangat penting bagi perkembangan otak, intelegensi dan kematangan sosial. Namun melatih anak untuk menyukai prosesi makan memang bukan perkara yang mudah. Perlu kesabaran dan ketelatenan.

Menurut dr. Fiastuti Witjaksono MS, SpGK, seorang dokter ahli gizi di Jakarta, makan bagi anak-anak memang perlu direncanakan. “Perencanaan makan bagi si kecil bukan hanya berkaitan dengan bagaimana membuat proses makan itu menarik bagi si kecil. Jumlah kalori, jadwal dan jenis makanan yang dikonsumsi anak juga harus diperhatikan,” ujarnya.

Jumlah kalori pada makanan anak harus sesuai dengan kebutuhan, kalori yang masuk harus sesuai dengan kalori yang dikeluarkan. “Kebutuhan kalori anak tentunya berbeda sesuai dengan usianya. Untuk anak 1-3 tahun membutuhkan 1300 kal tiap harinya, 4-6 tahun 1800 kal dan 7-10 tahun 2000 kal,” tambah dr Fiastuti.

Pengaturan jadwal makanan pada anak juga harus diperhatikan. Idealnya anak-anak tidak boleh melewatkan 3 makanan utama, disamping itu boleh memberikan snak pada anak 2-3 kali dalam sehari. “Yang sering dilewatkan oleh orang tua adalah sarapan. Kalau anak tidak mau sarapan, biasanya orang tua akan menurutinya saja. Padahal justru sarapan ini penting karena disinilah persiapan asupan energi untuk beraktifitas diproses,” tandas dr Fiastuti.

Menurutnya keuntungan lain dari sarapan bagi anak-anak adalah mempermudah penyerapan pelajaran bagi anak-anak usia sekolah. Selain itu sarapan juga mencegah anak jajan makanan yang kurang sehat di sekolah. Untuk itulah dia dr Fiastuti menyarankan bagi orang tua untuk tidak melewatkan waktu sarapan bagi si anak.

Hal lain yang sangat penting untuk diperhatikan adalah jenis makanan yang dikonsumsi anak. “Komposisi makanan yang seimbang harus diperhatikan. Konsumsi karbohidrat 45-65%, protein 10-25% dengan perbandingan hewani : nabati 2:1, lemak 25-40% juga vitamin dan mineral sebagai tambahan,” terang dr Fiastuti. Karbohidrat disini lebih ditekankan pada karbohidrat kompleks seperti beras, gandum, terigu, buah-buahan dan sayuran.

Kebutuhan tubuh akan lemak juga perlu diperhatikan. “Meskipun tidak semua lemak baik, tapi ada lemak yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak. Lemak yang baik dikonsumsi adalah yang berasal dari ikan, minyak kedele dan kacang-kacangan,” imbuhnya. Dia mengatakan sebaiknya menghindari lemak dari goreng-gorengan karena tidak baik bagi kesehatan. “LEmak jenuh pada gorengan juga membuat rasa enak pada makanan justru berkurang, selain itu tidak baik bagi kesehatan,” pungkasnya.

Sumber : http://www.kiatsehat.com/index.php?pgnm=./artikel/0001000100081100_full.html&panel=0001&cat=0008

Wow, Microsoft Sertifikasi Anak Umur 9 Tahun Sebagai Sistem Engineer Termuda Di Dunia!

 

19___marco_inksys_540x405

Kecil kecil cabe rawit. Itulah Marko Calasan, seorang anak berumur 9 tahun asal Macedonia yang memang bukan anak biasa karena akhirnya terjun ke dunia komputer di masa kecilnya dan membuat ia menjadi anak yang membanggakan.

Pada umur 6 tahun, Marko sudah didaulat menjadi seorang sistem administrator dari Microsoft dan bulan lalu, ia sudah mendapatkan sertifikat dari Microsoft sebagai sistem engineer termuda di dunia.

“Saya harus mengatakan dari sudut pandang teknologi, Marko adalah anak yang hebat.” kata Mate Potokar, general manager Microsoft Slovenia. Continue reading